Aroma tanah yang tersiram hujan itu mendidih, menguap
Mengusir panas yang bersarang di pori pori bumi
Memenuhi rongga rongga yang hampir mengkerut keriput
Rumput bunga meloncat tertawa ria
Diiring senyum angin mendekap daun daun
Dan pucuk bersorak berlari memeluk rintik
Kuhirup wanginya, lembutnya, hangatnya
Serasa dipeluk sang cinta
Menutup lubang lubang hampa
Mendinginkan panas mendidih
Damai menyelimut jiwa
Tersenyum
Memandang setitik hujan bergayut manja, bergantung diujung asa.
Diujung lengkungan daun,
Yang enggan melepas genggamannya
Ingin sepertinya
Bergantung ... pada seseorang
Sabtu, 24 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar