Ada segumpal harapan yang disimpan dalam keranjang khayal.
Ditulis dengan tinta tak berwarna dalam lembaran lembaran angan
Tak ada yang tahu, karena lebih sering kurundingkan dengan suara hati
Tentang gubug kecil di padang…
Tanaman di halaman dan tirai yang kuidamkan.
Halaman demi halaman kutulis mengisi waktu
Bagaikan merajut selimut mimpi yang berwujud gumpalan awan membisu
Terikat pita merah dan disimpan di ruang terdalam
Hanya aku yang tahu…
Terkadang membaginya denganmu.
Aku terjebak dan larut dalam belitan benang hasrat yang menjerat.
Ketika tak mampu kembali ke alam nyata setelah asyik berkelana
Terikat pada kaki, tangan dan mulutku
Dibekap mimpi-mimpi palsu.
Menyeretmu masuk di alam nisbi,
Tersadar ketika mendengar.. itu milikmu!
Dengan senyum perih yang tersisa
Menunggu di pintu gubug itu.
Sabtu, 21 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar