Senin, 09 Maret 2009

Siang yang terik

Panas sekali udara siang ini.
Matahari menyengat terik,
Mengingatkanku pada Bali dan … dirimu.

Entah mengapa,
Siang yang panas selalu mengingatkanku pada suasana Bali.
Pada terik di sepanjang jalanan Kuta,
Pada matahari menyengat dan ombak mendebur Benoa..
Mungkin karena setelah siang yang terik itu,
Menjanjikan sore yang redup, senja yang romantis atau..
Malam yang hangat di Bali.

Terlebih karena tanpa pernah merasakan siang yang panas,
Tak pernah merasakan nikmatnya udara sejuk.

Tak pernah merasakan sesuatu indah sebelum merasakan yang menyakitkan.
Tak akan pernah mensyukuri nikmat ...
tanpa pernah merasakan derita.

Tidak ada komentar: