Semalam berbincang dengan anak perempuanku.
Bukan tentang hal-hal yang menghebohkan, hanya obrolan ringan yang berawal saat aku mananyakan suasana kelas, system pembelajaran di sekolahnya, atau sekedar bergosip tentang siapa murid paling pintar di kelasnya.
Ngobrol berdua...
Hal yang ternyata terlewatkan setelah 10 tahun 5 bulan dan 20 hari aku menjadi ibunya.
Ia lebih sering tidur di kamar neneknya hingga hubungan kami tidak terlalu akrab. Selain itu ada sikap mandiri dan cuek yang tertanam sejak kecil hingga ia tidak selalu tergantung padaku lagi. Mungkin jika aku pergi berbulan-bulan, ia tidak akan terlalu kehilangan diriku. ( Bukan juga berarti aku tidak pernah memperhatikannya, menyiapkannya sebelum berangkat ke sekolah, menyiapkan peralatan les hingga menjemputnya tiap hari sepulang les selalu kuusahakan kukerjakan sendiri selama tidak ada kesibukanku yang lain ).
Agak mengherankan malam kemarin ia berlama- lama berada di kamarku sebelum biasanya langsung pergi ke kamar neneknya untuk berangkat tidur. Di atas ranjang ia bercerita tentang gurunya yang keras dan disiplin, kritikan pada guru dan teman2nya, cerita tentang teman yang agak menjengkelkan menurutnya, sambil terselip pertanyaan2ku mengenai prestasinya di sekolah. Ada suasana akrab dan kedekatan dari obrolan ringan itu. Tidak semua yang diceritakan bisa kuikuti, tapi aku berusaha mendengarkannya sambil tiba-tiba terselip perasaan bersalah karena telah melewatkan kesempatan-kesempatan seperti ini di waktu-waktu yang lalu. . .
Mudah-mudahan,
akan ada saat lain yang lebih banyak kami lewatkan bersama, sambil berbincang …
Sebagai sahabat dekat.
Kamis, 12 Februari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar